Film, gaya hidup, Resensi, Review

The Snow Queen: Mirrorlands, Melebihi Ekspektasi

MV5BODcyMzcyMWUtZjE5Mi00MTZiLWI2MmQtOGM2MDc0YmM1YjlkXkEyXkFqcGdeQXVyNTczOTM5MTQ@._V1_SY1000_SX700_AL_
Poster resmi The Snow Queen: Mirrorlands (2019).

Sebagai orang yang menggemari cerita dongeng, sekaligus penggemar film animasi, terus terang saya terlambat mengikuti serial film animasi layar lebar tiga dimensi yang berjudul The Snow Queen, produksi Wizart Animation, Rusia. Ternyata, seri ini telah memasuki volume keempat yang beredar tahun ini, yakni The Snow Queen: Mirrorlands. Setelah sebelumnya telah beredar The Snow Queen pada tahun 2012, disusul The Snow Queen 2: The Snow King pada tahun 2015, serta kemudian The Snow Queen 3: Fire and Ice pada tahun 2016. Dan semuanya ditayangkan secara resmi di Indonesia melalui jaringan CGV.

The Snow Queen: Mirrorlands sendiri sudah beredar di Indonesia sejak 8 November 2019 yang lalu, dengan distributor CBI Pictures. Walaupun sebenarnya film animasi ini sudah dirilis secara resmi di negara asalnya, Rusia, pada awal tahun baru 2019. Film seri The Snow Queen ini sendiri terinspirasi dari dongeng klasik karya salah satu maestro dongeng dunia asal Denmark, Hans Christian Andersen.

Beruntungnya saya, karena saya mendapatkan undangan untuk menyaksikan film animasi ini, satu hari sebelum penayangan resminya, pada saat pre-release yaitu pada 7 November 2019, di Bioskop CGV Sahid J-Walk, Yogyakarta. Pada saat itu, saya berkesempatan menyaksikan film animasi ini bersama beberapa blogger dan influencer Yogyakarta lainnya, serta adik-adik dari Panti Asuhan Darun Najah, Maguwoharjo, Sleman.

AAAAA
Saya bersama beberapa teman sesama blogger dan influencer Yogyakarta, sesaat setelah menyaksikan The Snow Queen: Mirrorlands, di CGV Sahid J-Walk, Yogyakarta.

Cerita yang Melebihi Ekspektasi

The Snow Queen: Mirrorlands sendiri melanjutkan kisah tentang tokoh utamanya, Gerda, yang harus membebaskan keluarganya yang terjebak di dunia cermin, Mirrorlands. Sementara dia sendiri, merupakan satu-satunya orang di dalam keluarganya yang tidak mempunyai kekuatan sihir.

Pada saat itu, Raja Harald mengundang seluruh penyihir di seantero penjuru negeri untuk hadir ke istana. Namun semua itu hanya dalih. Raja Harald ingin memenjarakan seluruh penyihir di Mirrorlands, bersama-sama dengan Snow Queen yang sudah terpenjara di dalamnya. Karena Raja Harald mempunyai dendam pada Snow Queen.

Snow Queen sendiri ternyata juga pernah berselisih paham dengan Gerda di volume sebelumnya. Dan saat ini, Gerda dan Snow Queen harus berdamai dan saling bekerja sama agar dapat membebaskan seluruh penyihir dari jebakan Raja Harald, termasuk di dalamnya keluarga Gerda. Gerda juga dibantu oleh pasukan Troll, kawanan bajak laut, dan sahabatnya, Rollan.

Saya sendiri, sejujurnya, memang tidak membawa ekspektasi apa pun saat saya mendapatkan undangan untuk menyaksikan The Snow Queen: Mirrorlands ini. Apalagi saya belum pernah menyaksikan satu pun volume sebelumnya. Bahkan, saya juga belum pernah menyaksikan satu pun film animasi dari Rusia.

Dan ternyata, The Snow Queen: Mirrorlands ini melebihi ekspektasi saya. Cerita yang dihadirkan dalam film ini sangat mengalir. Ringan, tanpa dialog yang panjang dan berbelit-belit. Beberapa adegan juga sangat menghibur, bahkan mampu membuat saya dan penonton lainnya tertawa. Penggambaran animasinya juga sangat detail. Gambar-gambar yang disajikan sangat indah dan memanjakan mata. Pergerakan tokoh sangat luwes, hampir mendekati sempurna seperti animasi dari USA dan Jepang.

The Snow Queen: Mirrorlands ini sangat cocok disaksikan oleh seluruh anggota keluarga. Tidak ada adegan kekerasan yang berlebihan. Apalagi ceritanya juga penuh pesan moral, seperti tentang kepercayaan diri, perdamaian, kerja sama, persahabatan, dan masih banyak lagi pesan moral yang tersirat yang ingin disampaikan kepada penontonnya. Saya sendiri sangat merekomendasikan film ini. Anda dapat menyaksikannya bersama keluarga di akhir pekan. Score dari saya adalah 7 dari 10. Selamat menyaksikan.

The Snow Queen: Mirrorlands
Sutradara: Robert Lence, Aleksey Tsitsilin
Naskah : Andrey Korenkov, Robert Lence, Vladimir Nikolaev, Aleksey Tsitsilin, Aleksey Zamyslov
Produser : Boris Mashkovtsev, Yuriy Moskvin, Vladimir Nikolaev, Pavel Stepanov, Vadim Vereshchagin
Rumah Produksi : Wizart Animation, Rusia
Distributor Indonesia : CBI Pictures dan CGV Cinemas Indonesia
Durasi : 80 menit
Tanggal Rilis : 1 Januari 2019 (Rusia), 8 November 2019 (Indonesia)

Film, gaya hidup, Review

Film Mahasiswi Baru, Kocak dan Menghibur

66430227_488596471899395_1528653407980637168_n
Official Poster dari Film Mahasiswi Baru karya Monty Tiwa produksi MNC Pictures. (Dokumen MNC Pictures)

Halo, sob. Lama juga saya ga menulis blog. Kali ini berjumpa lagi bersama saya di tulisan baru ini. Saya akan menulis tentang sebuah film yang sebentar lagi akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 8 Agustus nanti, yakni sebuah film karya sutradara Monty Tiwa, berjudul Mahasiswi Baru.

Dengan mengetahui judulnya saja, saya yakin kamu akan berasumsi bahwa film ini akan menyajikan cerita mengenai perjalanan seorang gadis remaja dalam memasuki satu tahap jenjang pendidikan, yaitu berkuliah, dengan menjadi seorang mahasiswi yang baru saja diterima di sebuah kampus.

65312679_2053831908257185_3225445937027793639_n
Beberapa pemeran dalam Film Mahasiswi Baru, ki-ka: Morgan Oey, Mikha Tambayong, Widyawati, Sonia Alyssa, dan Umay Shahab.  (Dokumen MNC Pictures)

Saya juga tadinya beranggapan demikian. Namun ternyata, Film Mahasiswi Baru ini justru berkisah mengenai seorang nenek berusia 70 tahun bernama Lastri, yang baru saja mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang mahasiswi.

Apa? Nenek-nenek kuliah? Ya, demikian lah adanya.

Sebenarnya sih, kalau bagi saya, yang saat ini juga tengah mendobel dengan berkuliah di Universitas Terbuka -salah satu universitas negeri yang tidak memberlakukan batas maksimal umur- bertemu dengan teman kampus yang telah berusia lanjut, sudah menjadi hal yang biasa bagi saya. Dan mungkin bagi beberapa kampus di luar negeri, ada orang berusia lanjut masih berkuliah -dalam hal ini jenjang S1- adalah hal wajar dan biasa.

Namun, di kehidupan nyata, terutama di Indonesia, fenomena nenek-nenek yang berkuliah S1, belum menjadi hal yang dianggap biasa. Dan hal inilah yang hendak diangkat oleh Monty Tiwa dalam film ini.

Trailer Kocak yang Mengocok Perut

Film Mahasiswi Baru ini memang baru akan tayang bulan depan, tepatnya pada tanggal 8 Agustus 2019. Namun trailer resmi dari film ini, sudah dapat kamu saksikan melalui akun Youtube dari MNC Pictures, selaku rumah produksinya. Dan trailernya sendiri saat ini telah ditonton sebanyak 1,2 juta kali lho, sob.

Sebenarnya bukan yang mengherankan jika trailer Film Mahasiswi Baru ini bisa menembus jumlah yang cukup fantastis, 1,2 juta views, mengingat dari trailernya sudah dapat ditebak jika film ini akan bergenre komedi. Salah satu genre yang sangat popular di Indonesia.

Monty Tiwa sendiri sudah berkecimpung di dunia layar perak selama lebih dari 17 tahun. Beberapa film karyanya memang mengambil genre komedi. Sebut saja “Maaf, Saya Menghamili Istri Anda” (2007), “Laskar Pemimpi” (2010), “Get Married 3” (2011), dan “Get M4rried” (2013), yang cukup sukses di pasaran. Jadi, jika kini Monty Tiwa kembali ke genre komedi melalui Film Mahasiswi Baru ini, bisa lah kita sebagai penonton memberikan ekspektasi kepada beliau. Dan hal ini bisa kita saksikan melalui trailer Film Mahasiswi Baru yang sangat kocak.

D_1TBGUUYAANSkL
Adegan saat Lastri (Widyawati) sedang mengikuti acara orientasi pengenalan kampus, saat bertemu dengan kakak tingkatnya yang menjadi panitia, dalam Film Mahasiswi Baru. (Dokumen MNC Pictures)

Lihatlah sejak detik-detik awal, trailer Film Mahasiswi Baru ini telah mampu mengundang tawa dan mengocok perutmu. Semenjak munculnya tokoh Lastri –diperankan oleh aktris senior yang awet muda, Widyawati- yang tengah mengikuti acara orientasi pengenalan kampus, lengkap dengan atribut konyol khas maba (mahasiswa baru), seperti rambut penuh pita, kalung papan nama dari kertas, dan make up cemang-cemong, sedang dikerjain oleh kakak tingkatnya yang menjadi panitia orientasi.

Detik-detik berikutnya juga sangat kocak. Seperti saat ada scene Lastri sedang berkumpul dengan teman-teman satu gank kampus seangkatannya, yang umurnya sama dengan umur cucunya, seperti Danny (Morgan Oey), Sarah (Mikha Tambayong), Erfan (Umay Shahab), dan Reva (Sonia Alyssa). Begitu juga saat Lastri sedang menggoda dosen (Slamet Rahardjo) sambil mengucapkan “Yoaaa Braaaay” seperti anak muda. Kedua scene ini sangat mengundang tawa lho, sob. Apalagi peran karakter Lastri ini diceritakan sebagai seorang nenek lincah yang sangat rajin belajar dan bergaul.

D_1UJahVAAA1fm6
Adegan saat Lastri (Widyawati) sedang menemui dosennya (Slamet Rahardjo), dan berlagak seperti anak muda, dalam Film Mahasiswi Baru. (Dokumen MNC Pictures)

Jika menilik dari trailer-nya, Film Mahasiswi Baru ini akan mengupas masalah keluarga juga, dimana akan muncul tokoh anak dan menantu Lastri (Karina Suwandi dan Iszur Muchtar), yang akan mengambil bagian penting dalam menentukan langkah yang diambil oleh Lastri. Jadi, akan ada beberapa scene drama keluarga yang mengharukan di dalam film ini. Dan tentunya, ada pesan moral yang hendak diusung oleh Monty Tiwa dan MNC Pictures, yakni “belajar sepanjang hayat, tidak mengenal usia”, maka tetaplah bersemangat belajar dan berkuliah sampai di usia lanjut.

Film Mahasiswi Baru ini selain menampilkan acting memukau dari aktris Widyawati, juga akan didukung oleh aktor muda Morgan Oey dan Umay Shahab. Aktris cantik Mikha Tambayong, pendatang baru Sonia Alyssa, aktris cantik Karina Suwandi, komedian Iszur Muchtar dan Ence Bagus juga akan bermain dalam film ini. Dan akan ada juga penampilan spesial dari aktor senior yang telah meraih beragam penghargaan melalui bakatnya, yaitu Slamet Rahardjo.

Jika kamu sudah ga sabar ingin menyaksikan film ini, kamu bisa menyimak trailernya terlebih dahulu di sini. Karena film ini kental dengan nuansa komedi dengan berlatar belakang dunia kuliah dan kehidupan keluarga, serta persahabatan, maka aku rekomendasikan film ini untuk kamu saksikan bersama teman-teman dan keluargamu. Filmnya pasti cocok untuk anak muda, anak kuliahan, orang dewasa, dan pastinya buat kamu yang sudah berkeluarga.

Kamu juga bisa mengikuti akun media sosial resmi dari Film Mahasiswi Baru melalui Instagram @film_mahasiswibaru dan melalui Twitter @mncp_movie serta channel Youtube MNC Pictures. Serta saksikan Film Mahasiswi Baru di bioskop-bioskop kesayangan kamu mulai 8 Agustus 2019.

Oh ya, untuk kamu alumnus UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), seperti saya, atau yang masih menjadi mahasiswa-mahasiswi UNY, saya kasih tahu sebuah rahasia ya. Syuting Film Mahasiswi Baru ini dilakukan di beberapa lokasi yang ada di UNY lho. Jadi kamu bisa bernostalgia dengan kampus ungu kita itu, hehe. Okay, sampai jumpa di tulisan saya berikutnya ya.