gaya hidup, memoar

Smartfren, Community and I: Sebuah Memoar

Saya bersama dengan tim Smartfren Community Development, kak Dani dan kak Linda, serta kak Ipan Leader Smartfren Community Garut, sesaat setelah saya dilantik sebagai Leader Smartfren Community Yogyakarta, 23 September 2018. (Dokumentasi pribadi)

23 September 2018, saat itu adalah hari Minggu, dimana pada hari itu pula saya dinobatkan menjadi Leader dari Smartfren Community Yogyakarta. Jujur terus terang, saya tidak menyangka jika sejak hari itu, perjalanan saya sebagai seorang blogger dan influencer memasuki tahapan baru, yang tidak pernah saya sangka sebelumnya.

Ya, tentu saja. Karena jika pada komunitas-komunitas lain yang saya ikuti, saya biasanya hanyalah berlaku sebagai member (anggota) biasa, mentok-mentok paling “hanya” menjadi Koordinator Seksi Humas. Namun kali ini, saya menjadi seorang pemimpin dari sebuah komunitas. Yup, saya memimpin sebuah komunitas.

Sebuah Kenangan Manis mengenai Saya dan Smartfren Community

Jadi, pada saat hari Minggu 23 September 2018 itu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara gathering yang diselenggarakan oleh Smartfren Community Yogyakarta, atas undangan dari salah satu komunitas yang sudah saya ikuti, yakni Komunitas Blogger Jogja (KBJ), bersama dengan beberapa member dari KBJ lainnya, dan beberapa undangan dari komunitas lain yang ada di Yogyakarta. Saat itu, acara gathering ini berlokasi di salah satu restoran di Ambarrukmo Plaza dengan mengambil tema tentang bagaimana menjadi seorang vlogger professional dengan narasumber seorang Youtuber terkenal dari Yogyakarta, Kak Bram Dermawan, dengan dipandu oleh Kak Ipan Setiawan –yang kemudian saya ketahui bahwa dia adalah Leader dari Smartfren Community Garut-. Selain kedua orang tersebut, saya juga berkesempatan untuk berkenalan dengan Kak Dani Akhyar dan Kak Linda Octaviana dari Smartfren Community Development -selaku penyelenggara hajatan tersebut- serta Kak Dimas Suyatno yang merupakan Leader dari Smartfren Community Surakarta.

Saya pada saat menghadiri acara yang diadakan oleh Smartfren South Central Java, bersama dengan Bapak Djoko Tata Ibrahim selaku Deputy CEO Smartfren dan Bapak Joseph Gultom selaku Regional Head Smartfren South Central Java. (Dokumentasi pribadi)

Di akhir acara, Kak Dani mengumumkan bahwa Smartfren Community Yogyakarta sedang mengalami kondisi kekosongan pemimpin, dikarenakan leadernya mengundurkan diri. Dan sebagai orang Leo yang ambisius dan -terlalu- percaya diri, tentu saja saya bersedia untuk menerima tampuk kepemimpinan sebagai Smartfren Community Yogyakarta ini.

Dan, perjalanan baru saya pun dimulai. Setelah selesai acara, saya diajak khusus untuk menghadiri acara Smartfren di Ambarrukmo Plaza tersebut, sebagai tamu VIP, yang kemudian diperkenalan dengan Bapak Djoko Tata Ibrahim (Deputy CEO Smartfren), Bapak Joseph Gultom (Regional Head Smartfren South Central Java), Ibu Galuh dan Mba Irma (Smartfren Yogyakarta) dan Kak Dian Alfonsa (Smartfren Community Development). Saya tidak pernah menyangka bahwa saya akan menyandang status VIP pada acara besar yang diadakan oleh Smartfren.

Namun ternyata perjalanan saya di dalam Smartfren Community Yogyakarta ini baru beneran dimulai keesokan harinya, Sob. Saya baru tahu kemudian bahwa sebenarnya Smartfren Community Yogyakarta ini sempet vakum selama hampir dua tahun karena tanpa Leader. Dikarenakan Leader sebelumnya ini terlalu sibuk dengan kegiatan pribadi beliau, yang kemudian beliau memutuskan untuk mengundurkan diri.

Beberapa member lama ada yang terkejut dengan kepemimpinan saya, yang dipilih dari orang yang sama sekali baru. Bukan dipilih dari mereka-mereka yang sudah duluan bergabung di komunitas ini. Ibarat kata, saya ini seperti Zhang Wuji (Tio Buki) dari serial wuxia Heaven Sword and Dragon Sabre (Pedang Pembunuh Naga) dimana dia memimpin Perkumpulan Ming, yang sudah 20 tahun tanpa pemimpin. Polemik, tentu saja ada, mengingat saya adalah orang yang berasal dari antah berantah, tiba-tiba voila….saya menjadi pemimpin mereka. Namun dengan berjalannya waktu, member-member lama yang sempat mempertanyakan status saya ini, pelan-pelan bisa saya rangkul untuk kembali ke Smartfren Community Yogyakarta dan menjadi loyal member kembali. Tentu saja dengan dukungan dari sesama member lain, sesama Leader Smartfren Community dari kota lain, kakak-kakak dari Smartfren Community Development, dan bapak ibu dari Smartfren.

Saya sendiri sempat berbincang-bincang dengan Kak Ipan pada saat setelah acara tersebut, untuk menimba inspirasi dari dia, terkait pengalamannya selaku Leader yang sudah duluan bergabung di jajaran Leader Smartfren Community. Dia sempat berkata bahwa dengan bergabung sebagai Leader dari Smartfren Community, dia mendapatkan banyak sekali “Peluang” baru. Dia menggaris bawahi kata “Peluang” tersebut.

Ah, saya harus mencerna kembali maksud kata “Peluang” yang dibicarakan oleh Kak Ipan. Dan ternyata, kata “Peluang” yang dimaksudkan itu beneran terjadi pada saya, tidak lama kemudian.

Peluang-peluang baru banyak sekali yang kemudian berdatangan kepada saya. Dengan personal branding saya sebagai seorang MC, TV Host, Blogger, dan Influencer, kemudian ada satu label lagi yang menempel di pundak saya. Yakni Leader Smartfren Community Yogyakarta. Baru beberapa hari saya dilantik, saya sudah mendapatkan undangan dari komunitas lain untuk diajak berkolaborasi. Tercatat saya pernah diajak berkolaborasi dengan Komunitas Kofipon. Saya diundang secara khusus sebagai Tamu VIP pada saat Komunitas Kofipon tersebut merayakan hari jadinya.

Acara perayaan hari jadi Komunitas Kofipon kolaborasi antara Komunitas Kofipon dan Smartfren Community Yogyakarta, pada bulan April 2019. (Dokumentasi Komunitas Kofipon)
Acara bakti sosial ke panti asuhan, kolaborasi antara Kaskus Regional Yogyakarta, Penyala Jogja, dan Smartfren Community Yogyakarta, pada bulan Agustus 2019. Ah, saya terlihat sangat imut di situ ya, hehe. (Dokumentasi Kaskus Regional Yogyakarta)

Komunitas Kaskus Regional Yogyakarta dan Penyala Jogja juga pernah mengajak Smartfren Community Yogyakarta, untuk berkolaborasi mengadakan bakti sosial ke sebuah panti asuhan di daerah Gamping, Sleman. Asli, saya sangat terharu pada saat bertemu dengan adik-adik dari panti asuhan tersebut yang sangat bersemangat. Seperti ada suntikan energi positif yang saya rasakan pada saat saya menghadiri acara bakti sosial tersebut.

Saya bersama member dari Smartfren Community Yogyakarta saat diundang secara khusus, pada acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Smartfren, pada bulan Ramadan 2019. Saya tampan banget ya di situ. (Dokumentasi: Oom Yahya Kurniawan)

Saya juga berkesempatan menjadi tamu eksklusif di banyak sekali acara yang diadakan oleh Smartfren. Seperti, beberapa kali saya diundang untuk menghadiri pers conference yang diadakan oleh Smartfren. Beberapa kali juga saya diundang ke Jakarta, untuk menghadiri acara khusus Smartfren, seperti acara musik yang ditayangkan di televisi, yang tentunya disponsori oleh Smartfren.

Saya pun diperbolehkan untuk mengadakan acara gathering untuk member Smartfren Community Yogyakarta pada bulan April 2019. Pada saat itu, saya berhasil mengundang sekitar 55 anggota, sekaligus menjadi tuan rumah bagi mereka. Saya melakukannya sendiri? Oh tentu saja tidak. Ada banyak pihak yang membantu saya. Di antaranya adalah tim dari Smartfren Community Development, tim dari Smartfren South Central Java, dan member Smartfren Community Yogyakarta itu tadi. Saya terharu banget saat itu.

Acara gathering member Smartfren Community Yogyakarta pada bulan April 2019. Alhamdulillah, saya berhasil menjadi tuan rumah yang tampan dan baik hati, hehe. (Dokumentasi: IG Smartfren Community)
Acara gathering member Smartfren Community Yogyakarta pada bulan April 2019. (Dokumentasi: IG Smartfren Community)

Puncaknya adalah, pada bulan Februari 2020 yang lalu, Smartfren Community mengadakan gathering secara nasional, dengan menghadirkan seluruh Leader dari berbagai wilayah di Indonesia. Dan tebak, lokasinya adalah di Yogyakarta. Bangga donk karena Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah. Bayangkan, kami yang sebelumnya belum pernah bertemu dan saling mengenal, disatukan dalam satu ruangan yang sama selama tiga hari, untuk berkumpul sekaligus menyatukan ide dan visi misi. Tentu saja ada banyak sekali keseruan yang terjadi pada saat gathering nasional ini. Lagi-lagi saya melakukannya sendiri? Oh tentu saja tidak, Sob. Kembali tim dari Smartfren Community Development, tim dari Smartfren South Central Java, dan jajaran panitia dari sesama Leader Smartfren Community dari berbagai kota, yang mendukung terwujudnya acara ini. Bahkan, Bapak Roberto Saputra yang adalah Chief Brand Officer Smartfren, meluangkan waktunya khusus untuk bertemu dengan saya. Asli, saya bangga banget.

Saya pada saat menghadiri acara Gathering Nasional untuk Leader dari Smartfren Community se-Indonesia, yang diadakan pada bulan Februari 2020. (Dokumentasi pribadi)
Saya pada saat menghadiri acara Gathering Nasional untuk Leader dari Smartfren Community se-Indonesia, yang diadakan pada bulan Februari 2020. (Dokumentasi pribadi)
Saya pada saat menghadiri acara yang diadakan oleh Smartfren, bersama dengan Bapak Roberto Saputra selaku Chief Brand Officer Smartfren, Bapak Munir Syahda Prabowo dan Bapak Chander Mohan Kohli dari Smartfren, Kak Dani, Kak Linda dan Kak Kadi dari Smartfren Community Development, serta beberapa Leader Smartfren Community dari berbagai kota (Dokumentasi Pribadi)

Belum lagi acara lain yang diadakan oleh Smartfren South Central Java dan Galeri Smartfren Yogyakarta (Timoho dan Seturan) mengadakan acara khusus, seperti peluncuran produk baru, acara Smartfren Goes to Campus, atau pun acara musik yang disponsori oleh Smartfren yang diadakan di Yogyakarta, saya diundang secara khusus dan eksklusif. Banyak sekali keseruan saat saya diundang, sekaligus menikmati acara musik tersebut dengan tim Smartfren. Nyanyi bareng-bareng. Joged bareng-bareng. It’s such a memorable moments.

Saya pada saat menghadiri acara yang diadakan oleh Smartfren South Central Java. (Dokumentasi pribadi)

Selain itu, saya juga berkesempatan untuk membuka jaringan (networking) yang lebih luas lagi. Dengan berkenalan dengan sahabat-sahabat baru sesama Leader Smartfren Community dari berbagai kota se-Indonesia dan kakak-kakak Community Development Division dari Smartfren, merupakan peluang baru yang sama sekali tak terbayangkan oleh saya. Belum lagi dengan saya kenal dan akrab dengan kakak-kakak dari tim Smartfren South Central Java, dari berbagai divisi yang ada termasuk dengan Bapak Joseph Gultom. Asli, saya sangat bangga menjadi Leader Smartfren Community Yogyakarta.

Saya pada saat menghadiri acara yang diadakan oleh Smartfren South Central Java, bersama dengan Bapak Joseph Gultom selaku Regional Head Smartfren South Central Java, penyanyi Ndarboy, dan kak Aris member Smartfren Community Yogyakarta. (Dokumentasi pribadi)
Saya pada saat menghadiri acara yang diadakan oleh Smartfren South Central Java, bersama dengan Ibu Galuh dari Smartfren Yogyakarta, dan member-member dari Smartfren Community Yogyakarta. (Dokumentasi pribadi)

Nah, tidak hanya itu. Beberapa kali saya juga diberikan kesempatan untuk mewakili Smartfren Community untuk mempresentasikan mengenai Smartfren dan Smartfren Community. Istilahnya, saya jadi pembicara gitu lho, Sob. Terutama pada acara-acara yang disponsori oleh Smartfren Community, seperti pada saat acara komunitas, kampus, atau sekolah. Biasanya saya yang menjadi MC atau Moderator, di kesempatan lainnya saya menjadi Pembicara. Another next level of what we called Peluang.

Saya pada saat menghadiri acara yang disponsori oleh Smartfren Community Yogyakarta, bertindak selaku narasumber atau keynote speaker, mewakili Smartfren Community. (Dokumentasi pribadi)

Itu tadi kenangan -terlalu- manis saya, selama kurang lebih dua tahun ini bergabung dengan Smartfren Community sebagai Leader Smartfren Community Yogyakarta. Karena benar kata Kak Ipan, saya bisa membuka “Peluang” baru dengan menjadi Leader dari Smartfren Community Yogyakarta ini. Atau dengan kata lain, inilah Open Possibilities versi saya bersama Smartfren dan Smartfren Community. Sekarang, giliran kamu yang cerita ke saya tentang seperti apa Open Possibilities itu bersama Smartfren dan Smartfren Community versi kamu. Saya tungguin ya.

gaya hidup, Musik, reportase

Smartfren WOW Virtual Concert 2020: Meriah Banget

Screenshot_20200810_014511
Agnez Mo saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, membawakan lagu Indonesia Pusaka. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Kalau kamu adalah pengguna provider Smartfren, dan memfollow akun sosial media resmi yang dimiliki Smartfren, seperti Instagram, Youtube, Facebook, atau Twitternya, pasti sudah paham donk kalau hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2020 yang lalu, Smartfren baru aja kelar menggelar hajatan yang keren abis. Namanya adalah Smartfren WOW Virtual Concert 2020 : Indonesia Gue Keren. Acara ini ditayangkan secara live dan eksklusif, hanya melalui aplikasi berbagi video asal Indonesia, Vidio, dan juga disiarkan melalui stasiun televisi SCTV.

Sejak beberapa hari sebelumnya memang sudah riuh banget promosi acara ini. Bahkan beberapa influencer dan selebgram Indonesia, juga ikutan mengingatkan tentang acara ini. Termasuk saya, hehe. Ups, ketahuan dech.

smartfrenworld_20200810_031517
Materi promosi program Smartfren WOW Virtual Concert 2020 : Indonesia Gue Keren. (Courtesy: Official Instagram account @smartfrenworld)

Acara ini memang layak banget untuk disaksikan, karena ada penampilan dari beragam musisi berbakat Indonesia. Ada nama-nama besar di dunia musik Indonesia, seperti Raisa, Ari Lasso, dan Once Mekel yang menjadi line-up alias pengisi acara. Tersebutlah juga nama musikus Dipha Barus, music director Andi Rianto, dan group band legendaris Dewa 19. Tentunya, ada pula penyanyi muda Tiara Andini yang sedang naik daun.

Cuman itu? Of course not. Ada jajaran musisi internasional yang turut mempersembahkan karya terbaiknya. Yang adalah tentu saja menampilkan Agnez Mo, musikus kebanggan Indonesia yang berhasil menembus blantika musik internasional. Ada pula duo musisi asal London, Inggris, yaitu Honne yang sedang hits, dengan single-nya Location Unknown itu. Dan penonton Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini juga bisa menyaksikan penampilan dari girlband asal negeri ginseng Korea Selatan, yakni Everglow.

Yang menjadikan Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini begitu menarik dan wajib disaksikan itu karena acara ini merupakan konser musik pertama yang diselenggarakan secara live dan virtual dari tiga negara sekaligus lho. Dari Indonesia –tentu saja-, Inggris, dan Korea Selatan.

Screenshot_20200810_014932
Agnez Mo saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, menyapa pemirsa sekaligus penggemarnya secara interaktif. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Uniknya lagi, pada gelaran Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini juga melibatkan puluhan pemirsa dari rumah, yang menyaksikan secara interaktif. Jadi ga hanya mengundang penonton untuk datang langsung ke Studio 5 Indosiar (tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan wajib menggunakan APD standar), serta pemirsa di rumah yang menyaksikan di SCTV dan Vidio. Namun juga mengundang pemirsa yang terpilih untuk dilibatkan secara interaktif, dan ditampilkan di layar besar di stage. Alhamdulillah, saya salah satu pemirsa yang beruntung tersebut, hehe. Sombong dikit, gapapa kan?

Keseruan Smartfren WOW Virtual Concert 2020

By the way. Acara Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini tuh sebenernya ada dua part. Yakni Pre Show, dan Grand Show. Keduanya sama-sama diadakan pada hari Sabtu, 8 Agustus 2020 juga. Hanya saja, jam tayangnya yang berbeda.

Untuk  Pre Show, ditayangkan mulai pukul 18:00 WIB, dengan menghadirkan wawancara eksklusif dengan seniman lukis berbakat asal Bandung, Addy Debil, yang sudah berkolaborasi dengan Smartfren, menampilkan karya grafis yang imut dan unik. Serta wawancara dengan Morph Team kelompok gamer berprestasi asal Indonesia, gamer terkenal Rachel Florencia, dan Kreuz Sepeda. Acara Pre Show ini juga menampilkan musisi Reality Club, boyband Unity, para pemain sinetron Dari Jendela SMP, dan tentunya para petinggi jajaran Smartfren, seperti Bapak Djoko Tata Ibrahim selaku Deputy CEO Smartfren, dan Bapak Roberto Saputra selaku Chief Brand Officer Smartfren. Dengan dipandu oleh host kocak Reza Chandika dan Cia Wardhana, hajatan Pre Show ini ditayangkan secara eksklusif hanya di aplikasi Vidio dan laman vidio.com.

IMG-20200808-WA0161
Tiara Andini saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, di dalam Studio 5 Indosiar yang luas dan megah. (Dokumentasi Ramdeny Hartanto)

Dan acara puncaknya, yakni Grand Show Smartfren WOW Virtual Concert 2020 : Indonesia Gue Keren, ditayangkan di Vidio dan layar kaca SCTV, pada pukul 20:00 WIB. Yang salah satu venue-nya adalah Studio 5 Indosiar yang luas banget dan megah itu. Venue yang lain itu ada di Inggris, tempat group band duo Honne perform. Dan venue berikutnya adalah di Korea Selatan, dimana girlband Everglow menyajikan karyanya.

Asli, keren banget. Ada gitu lho konser musik yang disajikan secara live dan streaming, yang lokasinya dari tiga negara. Dan ini merupakan konser musik yang pertama kali diselenggarakan. Smartfren pula penyelenggaranya. Keren banget dah.

Screenshot_20200808_200457
Agnez Mo saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, membawakan lagu Indonesia Pusaka. Insert: saya menyaksikan melalui aplikasi Zoom, sebagai pemirsa interaktif. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Zoom)

Acara dibuka dengan penampilan apik dan megah dari Agnez Mo yang menyajikan lagu Indonesia Pusaka karya komposer besar, Ismail Marzuki. Saya merinding lho, Agnez Mo menyajikan sajian yang sangat menghibur sekaligus memukau saat membawakan Indonesia Pusaka. Sangat megah. Mendadak jiwa nasionalisme saya kembali tergugah. Tak hanya satu lagu saja yang dia sajikan. Agnez Mo juga membawakan lagu hits dia yang lain, seperti Be Brave, Promises, dan Nanana, dengan sangat energetik, sehingga membuat semua penonton, baik yang ada di Studio 5 Indosiar dan pemirsa yang ada di rumah yang bergabung secara interaktif –termasuk saya- ikutan bergoyang sesuai irama musik yang sangat rancak dan menghentak.

Screenshot_20200810_015243
Raisa dan Andi Rianto saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Tak kalah memukaunya, penyanyi cantik Raisa juga tampil menghibur. Dia sangat anggun dengan suara yang sangat bening, ketika membawakan lagu Tanpa Nama, berkolaborasi dengan Andi Rianto, yang didedikasikan bagi seluruh para pahlawan kesehatan yang sedang berjuang menumpas pandemic Covid19. Dia pun tampil kembali beberapa saat kemudian. Masih berkolaborasi dengan Andi Rianto, dia membawakan lagu nostalgia dekade ‘90an, yang berjudul Bahasa Kalbu. Dan masih juga mempesona dengan sangat elegan. Suara yang lembut, mengalun, dipadu penampilan yang cantik. Sungguh memanjakan mata dan telinga.

Screenshot_20200810_014615
Dewa 19 feat. Ari Lasso dan Once Meckel, saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Dewa 19 tampil pula malam itu. Dan yang teristimewa, dua former vokalisnya ditampilkan bebarengan. Yup, Ari Lasso dan Once Meckel, yang berasal dari dua linimasa berbeda, tampil bersamaan, mengiringi performance dari Dewa 19. Stamina keduanya masih tetap sama seperti saat masih muda dulu. Personil Dewa 19 yang lain, seperti Ahmad Dhany, Andra Ramadhan, Yuke Sampurna, dan Agung Yudha juga masih tetap bertaring. Membakar semangat seluruh audience dan pemirsa, dengan membawakan lagu-lagu hits mereka di masa lalu, seperti Hadapi Dengan Senyuman, Kamulah Satu-satunya dan Separuh Nafas. Musisi senior yang masih tetap sangat WOW.

Musisi Honne juga tampil apik dan seru. Mereka membawakan lagu hits mereka, Location Unknown feat. BEKA. Yang spesial, mereka membawakan lagu ini tak hanya dengan partner duo mereka, BEKA doank lho. Namun juga dengan kejutan dari Gempita Marten, selebgram anak-anak yang merupakan anak dari aktor Gading Marten-musisi Gisella Anastasia, yang berduet dengan mereka. Penampilan menggemaskan dari Gempita, mampu bersanding dengan apik dari penampilan Honne feat. BEKA. Seluruh pemirsa pasti ikutan gemas.

Apalagi Gempita juga sempat meminta dua personel Honne, Andy Clutterbuck dan James Hatcher, untuk berjoged Tik Tok. Asli kocak dan imut banget melihat dua abang-abang Inggris bergoyang, hehe. Berikutnya, mereka berdua menampilkan lagu hits terbaru mereka No Song Without You, yang baru pertama kalinya ditampilkan di televisi. Dan itu adalah televisi Indonesia lho. Hebat banget ya Smartfren bisa mengundang Honne untuk menyanyikan single terbaru. WOW WOW WOW.

Screenshot_20200810_015954
Everglow saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Youtube)

Girlband Everglow, dengan enam personel mereka, yakni E:U, Sihyeon, Mia, Onda, Aisha dan Yiren, membawakan lagu Bon Bon Chocolat dengan sangat energetik. Seluruh penonton dan pemirsa ikutan bergoyang dan berdendang. Para personel Everglow juga menyapa penggemarnya -yang disebut Forever- dari Indonesia. Salah satu Forever ada yang beruntung bisa interaktif mengajukan satu pertanyaan untuk member Everglow. Dia pasti bahagia banget itu. Kemudian mereka kembali tampil dengan membawakan lagu mereka yang lain, Dun Dun.

Screenshot_20200810_014804
Tiara Andini saat tampil dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, membawakan lagu Sewu Kuto, dengan menampilkan hologram dari sosok Alm. Pakde Didi Kempot. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Tiara Andini yang merupakan rising star, sekaligus salah satu penyanyi muda Indonesia, juga memberikan penampilan yang sangat total. Dia tidak mau kalah memukau dari musisi lain yang lebih senior. Lagu pertama yang dia bawakan adalah Pamer Bojo, lagu yang sedang viral dimana-mana. Suasana kemeriahan acara ini pun menjadi semakin riang. Apalagi dia juga sangat lihai dalam membawakan lagu tersebut. Dia -yang mengagumi sosok musisi Campursari, Didi Kempot yang beberapa waktu lalu telah berpulang- membawakan lagu beliau, Sewu Kuto. Di penghujung penampilannya membawakan Sewu Kuto itu, dengan tiba-tiba muncul hologram dari Didi Kempot, dan menjadi rekan duetnya. Suasana bahagia yang terhibur, pun mendadak menjadi campur aduk dengan nuansa haru, mengingat sosok Didi Kempot masih bisa dihadirkan dalam kenangan. We love you, Pakde.

Kembali Tiara Andini tampil memukau. Dia membawakan lagu hitsnya, Gemintang Hatiku versi upbeat. Namun kali ini, dia membawakan versi baru, karena dia berkolaborasi dengan Dipha Barus dan Andi Rianto, sekaligus. Sebagai bintang iklan Smartfren yang baru, Tiara berhasil menghibur para penonton dan pemirsa lewat penampilannya yang epic.

Oh ya, selama menyaksikan Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini, saya memakai koneksi internet dari Smartfren lho. Karena selain harga layanan Smartfren yang terjangkau, kualitas internetannya juga lancer. Apalagi tersedia beragam pilihan untuk berinternet, seperti Paket Unlimited, Paket Volume based, 1ON+, dan tentunya yang terbaru, Paket Kuota Nonstop. Beragam pilihan dengan harga terjangkau, ga menguras kantong.

Screenshot_20200810_000927
Pengenalan produk baru, Smartfren Kuota Nonstop, dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Pada malam itu pula, saat Smartfren WOW Virtual Concert 2020 ini, diluncurkanlah secara resmi produk terbaru dari Smartfren. Yang adalah Smartfren Kuota Nonstop. Sebagai layanan terbaru, Smartfren Kuota Nonstop ini menawarkan ke kamu dengan tiga keunggulan. Yaitu Akses internet Nonstop di semua aplikasi setelah kuota utama habis; Anti sedot pulsa; dan Kuota Besar 24 jam. Dengan Smartfren Kuota Nonstop, kamu akan mendapatkan kuota besar selama 24 jam penuh. Dan jika setelah kuota utama ini habis, kamu masih tetap dapat akses internet di semua aplikasi tanpa potong pulsa dengan kecepatan yang akan disesuaikan sampai dengan masa aktif paket ini selesai.

Smartfren Kuota Nonstop ini mempunyai beragam pilihan, mulai dari 6 GB seharga Rp 30.000; 10 GB dengan harga Rp 45.000; dan 30 GB seharga Rp 100.000. Yang paling favorit dan direkomendasikan adalah Smartfren Kuota Nonstop 18 GB yang hanya seharga Rp 65.000. Kamu masih bisa browsing, nonton video, nonton Mukbang, nonton Drakor, main Tik Tok, ngegame bareng temen-temen, belajar online, chatting, dan masih banyak lagi kegiatan berinternet lainnya, tanpa takut khawatir pulsa kamu kesedot. Internetan tetap lancar, anti putus nyambung terus, dengan Smartfren Kuota Nonstop. Wuih….menarik sekali bukan? Untuk lebih jelasnya, kamu bisa berkunjung ke sini ya.

Screenshot_20200810_042949
Trio pemandu acara dalam Smartfren WOW Virtual Concert 2020, Luna Maya, Daniel Mananta, dan Okky Lukman. (Dokumentasi pribadi, dari tangkapan layar aplikasi Vidio)

Acara yang dipandu oleh trio host papan atas, Luna Maya, Daniel Mananta, dan Okky Lukman, serta diiringi Magenta Orchestra ini pun selesai digelar dengan durasi sepanjang kurang lebih dua jam. Yang ditandai dengan tampilnya kembali Agnez Mo, membawakan lagu Muda. Dengan penampilan yang sangat mempesona, seolah energinya ga habis-habis, Agnez Mo menutup seluruh rangkaian acara dengan memuaskan. Seluruh penonton dan pemirsa pasti jadi susah move on dari acara ini. Ga usah khawatir, karena video keseruannya ada di akun resmi Smartfren WOW, yang ada di Vidio, jadi masih bisa kamu saksikan kapan saja. Tungguin keseruan lainnya dari Smartfren. Smartfren WOW WOW WOW.

gaya hidup, perjalanan, Review

Ini Nih Wajah Baru Malioboro di Era New Normal

Inst-image-2
Saya saat berada di penanda Jalan Malioboro. Foto diambil tahun 2019, sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Sejak awal abad 20, kawasan Malioboro memang sudah terkenal sebagai kawasan untuk untuk berburu oleh-oleh khas Yogyakarta, seperti cindera mata, kerajinan, dan kuliner.

Walau sejak tahun 2013, ruas jalan yang membentang di kawasan Malioboro ini telah diubah namanya kembali menjadi Jalan Margo Mulyo, namun penamaan Malioboro sudah terlanjur melekat di benak masyarakat dan wisatawan. Sehingga kawasan Sosromenduran dan Suryatmajan ini tetap identik dengan nama Malioboro.

Sebagai destinasi wisata belanja di Kota Yogyakarta, Malioboro menjadi tujuan utama dan surga belanja. Tak hanya wisatawan saja yang berkunjung ke sini, warga lokal Yogyakarta pun banyak yang menyempatkan diri untuk mengunjungi kawasan wisata ini.

Kawasan Malioboro selalu ramai dikunjungi wisatawan dan warga setempat, hampir selama 24 jam, tanpa henti. Memang, untuk jam kerja para PKL (Pedagang Kaki Lima) dan pedagang Pasar Beringharjo, mereka hanya beroperasi secara resmi dari pukul 09:00 WIB sampai maksimal pukul 21:00 WIB. Namun, selalu saja ada pengunjung, mau jam berapa pun itu. Banyak kendaraan dan manusia pula yang lalu lalang.

Setiap hari Selasa Wage (yang berlangsung setiap 35 hari sekali, atau setiap “selapan dina” dalam istilah Bahasa Jawa), kawasan Malioboro “diistirahatkan”. Dalam artian, para PKL tidak diperkenankan menggelar dagangannya. Kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, juga tidak diperbolehkan melintas. Hanya becak, andong, dokar, sepeda, bus TransJogja, dan kendaraan darurat (ambulance, mobil patroli polisi, pemadam kebakaran, dsb) yang diperbolehkan. Dan peraturan ini berlaku mulai pukul 06:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB saja. Selama jam-jam tersebut, akan diadakan beragam pertunjukan seni dan budaya dari para seniman Yogyakarta, untuk menghibur para pengunjung. Menarik sekali bukan?

IMG_20200722_154310
Sebagian gambaran suasana Jalan Malioboro saat foto ini diambil pada 23 Juli 2020. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Tapi itu dulu. Sejak pandemi Covid-19, yakni sekitar bulan Maret 2020 yang lalu, kawasan Malioboro menjadi sepi. Bahkan nyaris tanpa pengunjung.  Para PKL juga hanya satu dua orang saja yang menggelar dagangannya. Seperti yang pernah muncul di video viral beberapa waktu lalu yang menunjukkan betapa lengangnya kawasan Malioboro ini. Sedih.

Wajah Baru Malioboro

Namun, mulai 21 Juni 2020, kawasan Malioboro kembali diizinkan untuk beroperasi kembali oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Tentunya diikuti dengan berbagai syarat dan ketentuan yang menerapkan protokol kesehatan, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, yang pada akhirnya memberikan wajah baru bagi kawasan Malioboro pada era New Normal saat ini.

IMG_20200722_154504
Suasana pengecekan pengunjung Jalan Malioboro saat foto ini diambil pada 23 Juli 2020. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Jika sebelumnya Malioboro dibuka aksesnya dari semua titik, baik itu dari arah utara (kawasan Stasiun Yogyakarta), selatan (Titik Nol Kilometer), maupun dari beragam jalan di sekitar sana (Jalan Dagen, Jalan Sosrowijayan, Jalan Pajeksan, Jalan Beskalan, dsb), maka sejak saat ini, untuk akses masuk akan terbatas hanya dari utara saja. Walau tidak menutup kemungkinan, akan ada pengunjung dari titik akses lain, namun untuk akses masuk resmi, hanya dari utara. Tepatnya ada di dekat halaman Hotel Grand Inna Yogyakarta.

IMG_20200722_154617
Saya berfoto bersama dengan petugas pengecekan pengunjung Kawasan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Pengunjung akan bertemu dengan petugas jaga yang bersiap siaga untuk mengecek suhu tubuh pengunjung menggunakan alat thermo gun. Petugas juga akan melarang pengunjung yang tidak menggunakan masker untuk masuk ke kawasan Malioboro. Jika mereka mendapati pengunjung yang mempunyai suhu tubuh di atas 37⁰C, mereka akan meminta pengunjung tersebut untuk kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat.

Lantas bagaimana jika ada pengunjung yang akses masuk Malioboro tidak dari pintu utara ini? Semisal bagi mereka yang menggunakan bus TransJogja, atau bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi yang memarkirkan kendaraannya di Kantong Parkir Beskalan misalnya. Tenang, di sepanjang Malioboro, akan ada banyak petugas jaga yang berkeliling, yang sudah membawa thermo gun juga, untuk memeriksa suhu tubuh pengunjung, dan mengingatkan pengunjung untuk selalu menggunakan masker.

Selanjutnya, pengunjung yang mempunyai smartphone android atau iPhone, diminta untuk menscan QR Code yang tersedia di beberapa titik yang tersebar di sepanjang kawasan Malioboro. QR Code ini akan menghubungkan pengunjung dengan akses “buku tamu” pengunjung Malioboro. Yang berupa laman chitchat melalui aplikasi WhatsApp, yang berisi sebuah alamat laman internet yang berupa formulir daring semacam buku tamu.

Di dalam laman tersebut, pengunjung diminta untuk mengisi data pribadi seperti nama, alamat, nomor NIK, dan sebagainya. Kemudian saat pengunjung akan pulang dari Malioboro, pengunjung akan diminta mengisi jam pulang. Dengan demikian nantinya akan tercatat data mengenai siapa saja yang berkunjung ke Malioboro dan berapa lama durasi pengunjung tersebut berada di sana.

Petugas yang berjaga tadi juga berwenang untuk mengingatkan pengunjung agar selalu menjaga jarak dari pengunjung lain. Bahkan sampai semua bangku yang ada di sepanjang kawasan ini diberi penanda, supaya pengunjung yang duduk di sana tidak saling berdekatan dan berkerumun.

Oh ya, di sepanjang kawasan Malioboro juga dapat ditemukan banyak sekali wastafel portable, yang seolah-olah akan mengingatkan pengunjung untuk selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa toko yang ada di Malioboro juga menugaskan karyawannya untuk mengecek suhu tubuh pengunjung yang akan masuk ke dalam tokonya.

Selain wastafel portable, di beberapa titik juga tersedia bilik antiseptik, yang berupa ruangan kecil yang dilengkapi dengan semprotan cairan antiseptik. Seperti misalnya di depan pintu masuk Pasar Beringharjo.

Selain pengunjung, para PKL dan pedagang di Pasar Beringharjo, serta para pengemudi becak dan kusir andong diwajibkan untuk mengunakan masker selama berada di kawasan Malioboro. Mereka juga akan selalu diingatkan melalui petugas jaga dan melalui speaker radio internal Malioboro, untuk selalu menaati protokol kesehatan, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

IMG_20200722_154314
PKL Malioboro yang sedang melayani pembelinya. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Saya sendiri berkunjung ke kawasan Malioboro beberapa saat lalu, karena memang sedang ada pekerjaan endorse kuliner di sana. Selama berada di kawasan Malioboro, saya selalu berusaha untuk menjalankan protokol kesehatan. Seperti selalu mengunakan masker, membawa masker cadangan, hand sanitizer, tissue basah, dsb. Karena memang tugas saya saat endorse kuliner tersebut saya harus membuat konten tentang menu yang saya makan, dan menguploadnya ke media sosial, tentunya saya memerlukan jaringan internet yang stabil dan kencang namun tetap ramah di kantong donk.

Makanya, saya mempercayakan koneksi internet dengan Smartfren. Apalagi Smartfren mempunyai Paket Internet Unlimited Bulanan yang hanya Rp 80.000 saja dengan batas pemakaian wajar harian 1 Gb. Sangat cukup untuk kebutuhan harian saya.

Namun jika kebutuhan internet saya sudah melebihi 1 GB dalam satu hari itu, maka saya akan menambah dengan Unlimited Booster SmartFren, yang harganya mulai dari Rp 2000 untuk penambahan 500 MB. Sangat terjangkau dan ringan di kantong kan?

106539915_10158186995534457_7221231286819790091_o
E-poster Booster Unlimited Smartfren. (Sumber: Facebook Fanpage Smartfren)

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Booster Unlimited dari Smartfren ini, kamu bisa berkunjung ke https://www.smartfren.com/id/shop/package/prepaid/paket-internet-unlimited

Oh ya, dalam rangka turut serta mencegah penyebaran Covid-19, Smartfren dan Smartfren Community bekerja sama dengan KitaBisa.Com mengadakan penggalangan dana, yang nantinya donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini. Maka, saya mengajak kamu untuk mendukung dan berdonasi melalui https://kitabisa.com/smartfrencommunityhadapicorona . Kamu siap kan?

Screenshot_20200725_204329
Tampilan laman KitaBisa pada campaign Smartfren Community.

Itulah tadi cerita saya tentang wajah baru Malioboro pada masa era New Normal pasca pandemi Covid-19 ini. Ada banyak hal yang berubah, tapi memang seperti itulah yang harus kita hadapi saat ini. Tetap jaga kesehatan ya, fren.

Aplikasi, gaya hidup, Review

Kuy Main Scratch & Win di Aplikasi MySmartFren

IMG_1591515824455
E-poster promo program Scratch & Win dari aplikasi My SmartFren. (Source: Twitter @smartfrenworld)

Hai, guys. Apa kabarmu nih? Udah lama juga ya saya ga nulis dan mengaktifkan blog ini. Jadi, kali ini saya mau bercerita ke kamu, kalau saya abis nemu fitur keren banget dari aplikasi My SmartFren.
Buat kamu yang merupakan pengguna provider seluler SmartFren, tentunya udah ga asing lagi donk dengan aplikasi My SmartFren.

Aplikasi My SmartFren ini adalah sebuah aplikasi resmi terbitan dari provider SmartFren, yang punya segudang fungsi dan fitur yang menarik, terkait dengan layanan dari SmartFren. Seperti misalnya nih, ada fitur informasi jumlah pulsa yang kamu miliki, fitur Paket Saya yang menampilkan keterangan lengkap mengenai paket-paket apa saja yang sedang aktif di nomor SmartFren kamu (seperti paket internet, paket telepon, paket sms, dan semacamnya), fitur informasi layanan produk SmartFren, dan layanan chat Hotline ke Customer Service SmartFren. Asyik kan?

IMG_20200626_025713
Tampilan antarmuka aplikasi My SmartFren, dengan pop-up program Scratch & Win.

Nah, kalau kamu udah menginstal aplikasi ini di ponsel kamu, nanti di halaman beranda aplikasi My SmartFren, ada sesuatu yang sangat menarik, yang bakal aku ceritain kali ini.

Scratch & Win di Aplikasi My SmartFren yang Berhadiah Ciamik

Sesuatu yang aku maksud itu adalah fitur Scratch & Win. Yang mana fitur ini adalah semacam kuis berhadiah, yang mekanismenya cukup dengan menggosok-gosok kupon, yang kemudian akan tertera hadiah apa yang kamu menangkan.

Iya, mirip dengan menggosok voucher fisik untuk mengisi pulsa atau kuota internet itu. Atau kalau kamu saat SD suka beli makanan ringan kemasan, kadang ada tuh kupon berhadiah di dalam bungkusnya. Nah Scratch & Win ini mirip dengan menggosok kupon berhadiah itu.

Cuman bedanya, kalau saat kamu mengisi pulsa atau kuota melalui voucher fisik, atau saat kamu nemu kupon berhadiah di dalam makanan ringan itu kan ada beneran bentuk fisiknya tuh. Trus ngegosoknya kudu pake koin uang logam. Kali ini kalau di Scratch & Win dari aplikasi My SmartFren ini, kamu cukup menggosokkan jarimu di layar ponsel.

Ya semacam menggosok secara virtual gitu dech. Karena kuponnya juga virtual, jadi kamu mengosoknya juga secara virtual donk tentunya.

Oh ya, saat kamu menggosok, pastikan kamu engga menggores layar ponselmu ya, guys. Sayang ponselmu kalau sampe rusak, hehe. Engga literary menggosok sih, tapi lebih seperti mengusap, okay.

Untuk mengakses fitur Scratch & Win ini, kamu cukup dengan membuka aplikasi My SmartFren yang udah kamu install di ponsel. Trus kamu cari dech icon Scratch & Win. Biasanya sih juga bakal ada pop-up Scratch & Win yang muncul di halaman Beranda. Lalu kamu klik aja icon Scratch & Win ini.

IMG_20200626_020246
Tinggal klik icon Scratch & Win di aplikasi My SmartFren.

 

Abis itu, kamu akan masuk ke halaman Scratch & Win. Trus kamu klik icon Play Now, yang nantinya akan memotong 50 SmartPoin yang udah kamu miliki. Untuk setiap 50 SmartPoin, kamu berkesempatan untuk melakukan satu kali scratch, alias satu kali gosok.

Screenshot_20200625_222311
Virtual coupon dari program Scratch & Win yang ada di aplikasi My SmartFren. Gosok atau usap saja di area berwarna silver itu.

Kamu gosok aja virtual coupon yang muncul, yang bertuliskan “Gosok di sini”. Sentuh jarimu di layar ponsel, usap di area berwarna silver. Pelan-pelan akan muncul sedikit demi sedikit hadiah yang kamu dapatkan.

Hadiahnya berupa……..SmartPoin juga, hahaha.

Screenshot_20200625_222638
And here it is. Hadiah SmartPoin yang bisa kamu dapatkan dari program  Scratch & Win dari aplikasi My SmartFren.

Wait… jangan ngambek dulu ya. Jadi, SmartPoin yang kamu dapatkan ini, bisa kamu kumpulkan sampai mencapai jumlah tertentu, untuk kemudian ditukarkan dengan beragam pilihan voucher dan produk.

Seperti voucher Pulsa SmartFren, Paket Internet SmartFren, voucher Health and Beauty yang bisa dipakai di Derima.Co, atau voucher Fashion & Shopping yang bisa kamu gunakan di Shopee, MapeMall, Informa, dan Zalora. Ada juga voucher Food & Beverage kalau kamu suka berpetualang kuliner di Chatime dan Maxx Coffee.

Trus kalau kamu suka traveling -yang bisa kamu gunakan nanti setelah masa pandemi Covid-19 ini berakhir- kamu bisa juga menukarkan SmartPoin-mu dengan beragam voucher dari OYO Hotels, Agoda, dan Red Doorz. Wih, asyik ya.

Kalau kamu suka ikutan kursus daring, SmartPoin yang kamu punya bisa kamu tukarkan dengan voucher untuk menikmati layanan di platform Ruangguru, Gramedia Digital, Bahaso, dan KelasPintar.

Trus kalau kamu pengin memanjakan diri dengan menikmati musik melalui aplikasi streaming Joox dan Gtunes, saatnya nih kamu untuk menukarkan SmartPoin-mu dengan akses khusus di dua aplikasi musik itu tadi.

Screenshot_20200607_184619
Produk yang paling diincar saat tukar SmartPoin dalam program Scratch & Win dari aplikasi My SmartFren.

Dan, yang paling menarik dari program tukar SmartPoin dari Scratch & Win ini adalah kamu juga berkesempatan mendapatkan drone Dji Mavic Mini, yang bisa kamu gunakan untuk merekam pemandangan di sekitar kamu. Dji Mavic Mini ini bisa kamu dapatkan secara cuma-cuma, apabila kamu sanggup mengumpulkan SmartPoin sebanyak 1.000.000 points.

Atau bisa juga kalau kamu punya SmartPoin sebanyak 800.000 points, kamu bisa menukarkannya dengan Dji Osmo Pocket, yang bisa kamu gunakan untuk bikin konten di sosial media kamu. Ciamik kan?

Untuk menukarkan SmartPoin yang kamu punya ini, kamu tinggal mengklik icon “Tukar” atau “Redeem Now” di halaman Scratch & Win, dan langsung pilih saja hadiah yang kamu inginkan, sesuai dengan jumlah SmartPoin yang kamu punya. Gampang, dan ga ribet.

Oh ya, semua hadiah voucher dan produk dari program Scratch & Win di aplikasi My SmartFren ini ada terms and conditions yang berlaku ya. Jadi, pastikan kamu membaca semua syarat dan ketentuan yang tertera, okay.

Wah, menarik banget kan beragam voucher dan produk yang bisa kamu dapatkan dengan menukarkan SmartPoin ini. So, what are you waiting for? Ga usah nunggu lama-lama, ga usah ragu, ga usah bimbang, ga usah bingung. Langsung aja install aplikasi My SmartFren di ponsel kamu, yang bisa kamu dapatkan di Play Store atau App Store.

Makanya, kuy mainkan Scratch and Win di aplikasi My SmartFren, dan dapatkan hadiahnya.